Asal Usul Kubah Masjid

Kubah Masjid – Melihat sejarah keberadaan kubah masjid  di dunia  telah sangat tua, akan tetapi di Indonesia sendiri keberadaan kubah masjid ini belum cukup lama. Pada dasarnya, kubah masjid itu sendiri  bukan berasal dari arsitektur dunia  Islam, karena memang pada dasarnya Islam tidak membawa secara langsung tradisi budaya fisik.

Islam tidak secara langsung mengajarkan  tata bentuk arsitektur. Islam mengajarkan  kesempatan kepada umatnya untuk menentukan pilihan-pilihan fisiknya pada akal budi pekerti . Dalam  sejarah, kubah belum dikenal pada masa Rasulullah Nabi Muhammad SAW, sebagaimana halnya mihrab dan menara Masjid. Hal ini Seperti dikatakan oleh Prof. K Cresswell, arsitek terkenal  di dunia. Seperti  desain awal Masjid Madinah  yang sama sekali belum mengenal kubah.

Namun ada pula yang menyatakan bahwa keberadan kubah muncul pada masa kejayaan Emperium Romawi. Sekitar pada masa 100 M. Salah satu buktinya adalah bangunan kuil di Roma  yang dibangun pada masa kejayaan raja  Hadria pada tahun 118 Masehi – 128 Masehi.

Pada awal masa berkembang nya agama  Kristen bentuk dan struktur kubah sangat terlalu besar. Seperti pada masa era kejayaan dan kekuasaan kaisar Justinian  di Binzatium. Mereka membangun kubah Hagia Sophia di konstatinopel yang sangat megah. Akan tetapi Gereja tersebut sekarang beralih fungsi menjadi masjid kebanggan Rakyat Turki. Bahkan di negara Rusia tepatnya di Kota Moskow ada  sebuah bangunan gereja Katedral  yang diatasnya ada bangunan Kubah, sekilas kalau melihatnya mirip bangunan Masjid. Ini adalah salah satu bukti bahwa kubah bukanlah dari peradaban islam.

Stuktur kubah masjid  awalnya berbentuk persegi empat dengan dinding pembatas sekelilingnya.  Secara umum, kubah masjid  itu sendiri berbentuk seperti kerucut atau separuh bola yang permukaannya melengkung keluar.

Kubah baru saja diadopsi di Indonesia pada masa kekuasaan Raja Abdul Salman  Yang Dipertuan Agung VII ( 1833 – 1843). Pada akhirnya lambat  laun kubah menjadi simbol arsitektur Islam di Dunia.

Ketika agama islam menyebar ke seluruh Dunia dan berinteraksi  dengan kebudayaaan dan beradaban lain., gaya dan bentuk kubah sekmakin bervariasi.  Tidak heran bentuk kubah masjid seringkali diadaptasi dengan budaya dan kebiasaan masyarakat  muslim setempat. Hal in daat dibuktikan dengan bentuk masjid di malaka yang berbentuk pagoda seperti di negara Tiongkok.

BACA JUGA: Jenis dan Fungsi Kubah Masjid, Kubah Enamel Salah Satu yang Terbaik

Pada  masa awal Islam masuk ke Nusantara , masjid – masjid  yang ada tidak menggunakan kubah pada bagian atasnya. Contohnya masjid  Agung Demak yang mengadopsi  budaya Hindu, dengan bentuk tampilan limas dibagian atapnya, yang ditopang delapan tiang  disebut juga dengan saka majapahit. Masjid Agung Banten tidak memliki kubah sebagai atapnya Atap bangunan dri masjid tersebut adalah utamanya bertumpuk lima, mirip pagoda Cina. Hal ini  karenakan arsitek masjid ini berasal dari Tiongkok  yang bernama Tjek Ban Tjut.

Masjid masjid tradisonal di Kalimantan juga  mengadopsi arsitektur setempat yang tidak  memiliki kubah. Dari bermacam bentuk kubah yang ada di Indonesia ada satu kesamaan , yaitu selalu ada titik puncak tertinggi di bangunan yang menjadi penanda fungsi sebagai ruang sakral.

Seiring berkembangnya zaman arsitektur, kubah masjid  tidak hanya berfungsi sebagai penutup bangunan masjid. Pada masa sekarang , kubah juga sebagai tanda  dari sebuah masjid. Kubah masjid juga  mempunyai makna yang lebih dalam, setidaknya mengikuti perkembangan zamandan tehnologi.

Lebih dari itu, kubah juga memiliki fungsi menerangi interior masjid, juga sebagai penanda arah kiblat.

Kubah Juga sebagai alat sirkulasi udara di dalam masjid. Dari tahun ke tahun , bentuk kubah pada masjid pada masa sekrang juga terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.

CV Micro 2000 adalah Kontraktor Pekerjaan Kubah Masjid yang sudah teruji dan berpengalaman. Kami memilih specialis pembangunan Masjid khususnya Kubah Masjid dengan bahan panel, enamel. Silahkan hubungi kami:
Alamat : Jln Jeruk No 50 B, Wage – Sidoarjo
Tlp : 081 83 81 781
Contak Person : Ir. Faizal Muzamil

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top