Sempat Menjadi Masjid Terbesar Di Jakarta, Megahnya Masjid Al-Azhar Jakarta

KubahMasjid.com – Masjid Al-Azhar awalnya merupakan Masjid Agung Kebayoran Baru yang di bangun pada tahun 1953 dan selesai pada tahun 1958. Pembangunan masjid ini di dirikan oleh 14 tokoh partai Masyumi. Kini nama masjid tersebut telah berubah menjadi Masjid Al-Azhar dimana nama tersebut di sematkan langsung oleh Imam Besar Al-Azhar yaitu Mahmud Syaitut yang saat itu sedang berkunjung ke kompleks Al-Azhar pada tahun 1960.

Perubahan nama masjid ini juga merujuk pada pencapaian imam besar Abdul Malik Karim Amrullah atau yang akrab di sebut dengan Buya Hamka. Buya Hamka merupakan seorang aktivis Islam sekaligus ulama yang di anugrahi gelar doktor kehormatan oleh Univesitas Al-Azhar di Mesir.

Masjid Al-Azhar ini terletak di Jl. Sisingamangaraja No.1, RT.2/RW.1, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tepatnya masjid ini berlokasi di dalam komplek sekolah Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Masjid Al-azhar memiliki struktur bangunan yang cukup besar dan megah. Luasnya bangunan menjadikan masjid ini sebagai masjid terbesar yang ada di Jakarta. Namun pamor tersebut menghilang dengan di bangunya Masjid Istiqlal Jakarta. Kemegahan dan luasnya bangunan masjid Nasional Republik Indonesia tersebut mampu menyingkirkan julukan masjid terbesar pada masjid Al-Azhar.

Jika di lihat dari struktur bangunanya, memang masjid Al-Azhar ini memiliki bangunan yang cukup megah dan luas. Sangking luasnya, masjid ini mampu menampung hingga 10.000 jamaah untuk beribadah di dalam masjid.

Untuk arsitektur bangunan masjidnya sendiri, masjid Al-Azhar ini bergaya arsitektur khas Timur Tengah. Dengan bentuk bangunan persegi 4 dan memiliki 2 lantai bangunan. Lantai dasar yang merupakan lantai utama memiliki ukuran yang lebih luas di banding dengan lantai 2.

Baca juga : Masjid Kupiah Meukeutop, Masjid Dengan Kubah Berbentuk Topi Tradisional Aceh

Masjid Al-Azhar memiliki 3 kubah dan 1 menara. Kubah pada masjid ini memiliki bentuk bawang. Ya benar sekali, bentuk kubah masjid ini menyerupai bentuk bawang. Kubah utama dengan ukuran yang lebih besar berada pada bagian tengah bangunan masjid, 1 kubah lagi berada di sisi sudut masjid dengan ukuran yang lebih kecil dari kubah utama, kemudian 1 kubah berada di atas puncak menara.

Menara masjid ini juga cukup tinggi, berdiri dengan kokohnya. Jika di lihat dari udara, di sekeliling kubah masjid ini juga terdapat 4 buah pilar seolah menjadi tameng kubah masjid. Masjid Al-Azhar memiliki keseluruhan bangunan berwarna putih. Warna putih pada seluruh bangunan masjid menjadikan masjid ini semakin nampak anggun dan agung.

Kubah masjid juga di beri sentuhan berwarna putih yang kental, begitu juga dengan menara pada masjid. Bukan hanya memiliki bangunan masjid yang luas, masjid ini juga memiliki halaman yang cukup luas. Jika di lihat dari bagian dalam kubah, kubah masjid ini di beri ornamen jendela-jendela kecil yang di susun mengelilingi kubah. Kaca pada jendela juga di beri waran yang berbeda yaitu bening dan kuning. Sehingga membuat pantulan cahaya yang indah pada kubah.

Itulah tadi sekilas penjelasan mengenai keunikan dan keindahan destinasi Wisata Religi Masjid Al-Azhar Jakarta. Sebagai Jasa Kontraktor Kubah Masjid, Spesialis Kubah Masjid Enamel, Produsen Kubah Masjid Panel, Kubah Warna Warni, CV. MICRO 2000 dapat membantu Anda dalam merancang dan memproduksi Kubah artistik dengan berbagai Motif Kubah Masjid untuk Masjid kesayangan Anda. Harga Kubah Panel yang relatif murah khusus untuk Anda yang melakukan pemesanan kubah masjid Bulan ini, melalui HP : 081-83-81-781 (bisa via wa).