Belum lengkap ke Depok kalau belum ke Masjid Kubah Emas

Masjid Kubah Emas Depok
Masjid Kubah Emas Depok

Masjid Dian Al-Mahri atau Masjid Kubah Emas yang berada di Depok adalah salah satu masjid yang terbesar dan agung di Indonesia, termasuk di Asia Tenggara.

Masjid Dian Al-Mahri bukan termasuk masjid pemerintah

..karena masjid ini dibangun oleh seorang pengusaha wanita yang berasal dari daerah Banten yaitu Hj Dian Djuriah Maimun Al Rasyid.

Mungkin bentuk kecintaan Hj Dian Djuriah Maimun Al Rasyid terhadap Allah dan rasul yang menjadi salah satu motivasi yang kuat

..untuk membelanjakan uangnya untuk membangun masjid kubah emas yang sangat mengagumkan ini.

Letak Masjid Kubah Emas Depok ini berada jauh di dalam sebuah kompleks dengan luas 50 hektar meskipun gerbang masuk ke Masjid Kuban Emas Depok berada di pinggiran Jl Raya Meruyung Kecamatan Limo, Cinere, Depok.

Begini teknik cara perhitungan harga kubah masjid, termasuk kubah emas

Kubah utama Masjid Kubah Emas Depok memiliki bentuk yang mirip dengan kubah Taj Mahal

..dengan diameter dasar 16 meter, diameter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter.

Kubah emas Masjid Kuban Emas Depok dilapisi dengan emas mosaik padat dengan tebal antara 2-3 mm.

Masjid Kubah Emas Depok mempunyai 6 buah menara

..dengan tinggi sekitar 40 meter yang memiliki bentuk segi enam

..yang menunjukkan simbol Rukun Iman dalam doktrin Islam.

Kami bangun Kubah Masjid Agung Balikpapan

Selain itu kubah-kubah di atas menara Masjid Kubah Emas Depok juga dilapisi dengan emas mosaik padat 24 karat.

Masjid Kubah emas Depok memiliki ukuran 60×120 meter

..yang memiliki daya kapasitas sekitar 20 ribu jamaah.

Ornamen di atas ruang imam, pagar di lantai dua dan karya kaligrafi yang menempel di langit-langit juga dilapisi dengan emas 18 karat.

Masjid Kubah Emas Depok memiliki lampu kristal yang didatangkan khusus dari Itali

..yang memberikan kesan agung karena dikelilingi oleh pilar beton kokoh serta langit-langit pada bagian dalam kubah Masjid Kubah Emas yang dicat dengan lukisan langit biru dan awan putih yang memberi kesan luas.

Masjid pertama di Dunia, paling mustajab untuk berdoa

Ornamen, langit-langit kubah dan lampu kristal Masjid Kuba

Lampu kristal, langit-langit kubah Masjid Kubah Emas dan ornamennya terlihat sangat cantik

..dipotret dengan merebahkan diri tepat di bawah lampu, yang merupakan posisi kegemaran saya.

Masjid Kubah Emas juga memiliki 4 kubah yang berukuran lebih kecil, dengan diameter bawah 6 meter, diameter tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter.

Pembangunan Masjid Kubah Emas ini mulai dikerjakan pada tahun 2001

..dan baru selesai pada akhir 2006

..dan dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006 yang bertepatan dengan Hari Raya Iedul Adha ke-2 yang jatuh pada tahun 2006.

Masjid Kubah Emas di Luar Negeri

Konon di dunia ini hanya ada enam masjid Kubah Emas yang lain selain Masjid Kubah Emas

..yaitu;

  1. ..Masjid Sultan di Singapura,
  2. ..Masjid Sunehri di Lahore,
  3. ..Masjid Bandar Seri Begawan di Brunei,
  4. ..Masjid Omar Ali Saifuddin dan
  5. ..Masjid Al-Askari di Samara-Iraq dan
  6. ..Masjid Qubbah As-Sakhrah (Kubah Karang) di Jerusalem.

Oleh karenanya, sungguh cukup berharga untuk waktu yang diluangkan

..dengan berkunjung ke Masjid Kubah Emas di Depok ini untuk mengagumi keagungan cinta, dalam salah satu bentuknya.

(diedit oleh ansar)

1 thought on “Belum lengkap ke Depok kalau belum ke Masjid Kubah Emas”

  1. Assalamu’alaikum

    Saya mau memberi komentar untuk management mesjid Kubah Mas. Tanggal 20 Juni 2015 saya dan suami dlm perjalan pulang ke rmh pas lewat mesjid Kubah Mas waktu nya Sholat Dzuhur. Akhirnya kami memutuskan untuk sholat Dzuhur disana. Alangkah kagetnya pas masuk pintu gerbang langsung kami harus membayar tiket sebesar Rp 10.000,- seperti masuk tempat wisata. Padahal kami mau beribadah. Jadi klo mau beribadah disana kudu bayar. Sudahlah mungkin untuk parkir. Akhirnya kami memarkirkan mobil dan kemudian sholat. Selesai sholat kami pulang, pas mau keluar tempat parkir kami kaget lagi karena ditagih infak parkir seiklasya. Lho pikir kami uang Rp 10.000,- sdh termasuk parkir ternyata tidak. Kami pun membayar dengan sedikit ngedumel. Mobil kami meluncur pulang melewati pintu gerbang yg kami masuki. Di pintu gerbang petugas meminta kami memperlihatkan tiket masuk, setelah kami perlihatkan alangkah kaget lagi petugas tsb minta uang Rp 2000,- Suami saya marah, dan petugas tsb kemudian bilang : yaa udah tidak usah.
    Saya mau sampaikan ke pihak management : membangun mesjid untuk ibadah bukan utk di komersilkan, apalagi banyak petugas disana memanfaatkan banget. Klo memang pihak mesjid perlu dana utk pemeliharaan siapkan saja kotak utk infak ato cari dana dari tempat lain jgn kami yg mau beribadah di bebankan. Krn infak sifatnya sukarela. Klo untuk infak parkir sudah sangat wajar klo dipungut. Saya klo ke mesjid2 manapun tidak pernah bayar kecuali bayar parkir saja. Dan tolong dibina petugas2 disana dibina jgn meminta klo memang mau mencari nafkah bisa berjualan di luar area mesjid yang cukup bagus krn seringnya orang2 datang berkunjung kesana.

Leave a Reply