<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kontraktor Kubah Masjid</title>
	<atom:link href="http://kubahmasjid.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kubahmasjid.com</link>
	<description>Pembuatan kubah masjid</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Mar 2012 17:58:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Masjid Muhammad Cheng Ho</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/masjid-muhammad-cheng-ho</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/masjid-muhammad-cheng-ho#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 18:01:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>garden</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[sekilas info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[&#60;br&#62;&#60;br&#62;Masjid Muhammad Cheng Ho yang lebih populer disebut dengan nama masjid Cheng Ho merupakan masjid yang memiliki keunikan tersendiri karena bentuk masjidnya berbeda dengan bentuk masjid pada umumnya. Masjid ini dibangun dengan perpaduan unsur budaya China, budaya Islam dan budaya Jawa sebagai bentuk penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho asal China yang beragama Islam ketika berdagang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masjid Muhammad Cheng Ho yang lebih populer disebut dengan nama masjid<br />
Cheng Ho merupakan masjid yang memiliki keunikan tersendiri karena<br />
bentuk masjidnya berbeda dengan bentuk masjid pada umumnya. Masjid ini<br />
dibangun dengan perpaduan unsur budaya China, budaya Islam dan budaya<br />
Jawa sebagai bentuk penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho asal China<br />
yang beragama Islam ketika berdagang, menjalin persahabatan dan<br />
berdakwah agama Islam di tanah Jawa. Bentuk masjid Cheng Ho mirip dengan<br />
kelenteng (tempat ibadah agama Tri Dharma) yang warnanya banyak di<br />
dominasi oleh warna merah yang mencerminkan unsur budaya dari China.&lt;br&gt;&lt;br&gt;</p>
<p>Lokasi Masjid Cheng Ho berada di belakang Rumah Sakit Adi Husada dan<br />
untuk menuju ke lokasi masjid Cheng Ho melalui jalan Taman Kusuma Bangsa<br />
yang letaknya didepan HI-TECH Mall.&lt;br&gt;&lt;br&gt;</p>
<p>Masjid Cheng Ho memiliki daya tampung sekitar 200 jama&#39;ah dan berdiri<br />
diatas lahan seluas 21 x 11 meter persegi, sedangkan luas bangunannya<br />
seluas 11 x 9 meter persegi.</p>
<h4>Tag:</h4><ul>kubah masjid terindah,relief dari masjid mantingan (jepara) berupa gambar kera yang disamarkan,relief dari masjid mantingan(Jepara) berupa gambar kera yang disamarkan,Kuba Masjid,gambar relief pada masjid mantingan(jepara)berupa gambar kera yang disamarkan,Relief dari masjid mantingan (jepara)berupa gambar kera yang disamarkan,relief dari masjid mantingan berupa kera yang disamarkan,relief masjid mantingan berupa gambar kera yang disamarkan,relief dari masjid mantingan berupa gambar kera yang disamarkan,relief pada masjid mantingan jepara berupa gambar kera yang disamarkan</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/masjid-muhammad-cheng-ho/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keindahan Masjid Al-Irsyad</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/keindahan-masjid-al-irsyad</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/keindahan-masjid-al-irsyad#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 03:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>garden</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[sekilas info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Sejak diresmikan 2010 lalu, bangunan ini sudah mencuri perhatian tidak hanya warga sekitar tetapi juga di dunia maya. Masjid yang terletak di Padalarang ini masuk 5 besar &#34;Building Of The Year 2010&#34; oleh National Frame Building Association. Acara akbar yang melibatkan para arsitek di seluruh dunia ini menempatkan Masjid Al Irsyad dalam kategori religious architecture. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak diresmikan 2010 lalu, bangunan ini sudah mencuri perhatian tidak<br />
hanya warga sekitar tetapi juga di dunia maya. Masjid yang terletak di<br />
Padalarang ini masuk 5 besar &quot;Building Of The Year 2010&quot; oleh National<br />
Frame Building Association. Acara akbar yang melibatkan para arsitek di<br />
seluruh dunia ini menempatkan <a class="bluelink" href="http://cityguide.kapanlagi.com/bandung/wisata//36534-masjid-al-irsyad.html" target="_blank">Masjid Al Irsyad</a> dalam kategori <i>religious architecture</i>. Menurut ArchDaily, situs publikasi arsitektur terpopuler, <a class="bluelink" href="http://cityguide.kapanlagi.com/bandung/wisata//36534-masjid-al-irsyad.html" target="_blank">Masjid Al Irsyad</a> cukup populer di antara tempat ibadah yang lain dan hanya dikalahkan oleh Gereja Tampa Covenant, Florida, Amerika serikat.</p>
<p>
Jika umumnya masjid memiliki kubah atau menara, tidak dengan <a class="bluelink" href="http://cityguide.kapanlagi.com/bandung/wisata//36534-masjid-al-irsyad.html" target="_blank">Masjid Al Irsyad</a>.<br />
Masjid yang dirancang oleh Ridwan Kamil, arsitek kenamaan Indonesia ini<br />
didesain mirip Ka&#39;bah, berbentuk kubus dengan warna abu-abu. Desainnya<br />
sederhana, tidak banyak ornamen namun tetap memiliki keindahan<br />
tersendiri. </p>
<p>Dinding masjid terbuat dari batu bata yang disusun sedemikian rupa<br />
sehingga membentuk celah yang terbaca sebagai dua kalimat syahadat.<br />
Selain memiliki fungsi artistik, lubang-lubang ini juga berfungsi<br />
sebagai ventilasi udara. Menjelang malam ketika lampu di dalam masjid<br />
mulai dinyalakan, sinar lampu akan menerobos celah ventilasi sehingga<br />
jika dilihat dari luar tampak seperti masjid yang memancarkan cahaya<br />
berbentuk kalimat syahadat. Sangat mengagumkan. </p>
<p>Keindahan tidak hanya tampak dari luar masjid. Di dalam masjid terdapat<br />
99 lampu bulat berukir asmaul husna yang jika dinyalakan, cahayanya akan<br />
membentuk siluet nama-nama suci Allah SWT. Terasa sekali kemegahannya.</p>
<p><a class="bluelink" href="http://cityguide.kapanlagi.com/bandung/wisata//36534-masjid-al-irsyad.html" target="_blank">Masjid Al Irsyad</a><br />
juga seolah ingin mendekatkan kita pada alam. Lantai tepi mimbar<br />
dimanfaatkan untuk kolam di lantai. Suara gemericik air kolam memberikan<br />
suasana teduh yang dapat menambah ketenangan ketika beribadah. Dinding<br />
di belakang mimbar juga dibiarkan terbuka sehingga jama&#39;ah dapat<br />
menikmati pemandangan Padalarang yang menyegarkan.</p>
<p>Didirikan di atas lahan seluas 1.100 meter persegi, masjid berkapasitas<br />
1.500 jama&#39;ah ini selain menjadi tempat ibadah juga menjadi tujuan<br />
wisata tak hanya bagi para sekitar Bandung dan Jakarta tetapi juga<br />
mancanegara.</p>
<h4>Tag:</h4><ul>kuba masjid,kontraktor kubah masjid,kubah masjid bandung,kontraktor masjid,dekorasi kuba masjid,nama kubah masjid fiber,ornamen gambar kubah masjid,Ornamen mancanegarara yang juga mempunyai keindahan tersendiri,qubah masjid com,www gambar kubahmasjid com</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/keindahan-masjid-al-irsyad/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>8 Masjid tertua di Indonesia</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/8-masjid-tertua-di-indonesia</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/8-masjid-tertua-di-indonesia#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 09:10:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>garden</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[sekilas info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[8. Masjid Mantingan (1559) Masjid Mantingan adalah masjid kuno di desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jawa Tengah. Masjid ini dilaporkan didirikan di Kesultanan Demak pada tahun 1559. Didirikan oleh ubin lantai tinggi ditutup dengan Cina buatan sendiri, dan juga kereta api-undakannya. Semua didatangkan dari Makao. bubungan atap Bangunan gaya termasuk China. Dinding luar dan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>8. Masjid Mantingan (1559</strong>)<br />
Masjid Mantingan adalah masjid kuno di desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jawa Tengah. Masjid ini dilaporkan didirikan di Kesultanan Demak pada tahun 1559. Didirikan oleh ubin lantai tinggi ditutup dengan Cina buatan sendiri, dan juga kereta api-undakannya. Semua didatangkan dari Makao. bubungan atap Bangunan gaya termasuk China. Dinding luar dan dalam dihiasi dengan piring tembikar bergambar biru, sedang dinding sebelah tempat imam dan pendeta itu dihiasi dengan relief persegi bergambar margasatwa, dan penari penari diukir di batu kuning tua. Pengawasan pekerjaan konstruksi masjid ini tak lain adalah Babah Liem Mo Han. Di dalam kompleks masjid terdapat makam Sultan Hadlirin, suami dari Kanjeng Ratu Kalinyamat dan adik ipar Sultan Trenggono, penguasa terakhir Demak. Selain itu ada juga makam Waliullah Mbah Abdul Jalil, yang disebut sebagai nama lain Syekh Siti Jenar.<a href="http://1.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwRtSpbwI/AAAAAAAABQg/PrxWRarw8Yc/s1600/masjid+mantingan.jpg" target="_blank"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwRtSpbwI/AAAAAAAABQg/PrxWRarw8Yc/s400/masjid+mantingan.jpg" alt="" border="0" /></a></p>
<p><strong>7. Masjid Agung Banten (1552-1570)</strong><br />
Masjid Agung Banten termasuk masjid tua yang penuh nilai sejarah. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa.<br />
Masjid Agung Banten terletak di Kompleks bangunan masjid di Desa Banten Lama, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama Kasultanan Demak. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati.<br />
Salah satu kekhasan yang tampak dari masjid ini adalah adalah atap bangunan utama yang bertumpuk lima, mirip pagoda China. Ini adalah karya arsitektur China yang bernama Tjek Ban Tjut. Dua buah serambi yang dibangun kemudian menjadi pelengkap di sisi utara dan selatan bangunan utama.<a href="http://3.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dv-QtQ3uI/AAAAAAAABQQ/ShJClS9xr-o/s1600/masjid+agung+banten.jpg" target="_blank"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dv-QtQ3uI/AAAAAAAABQQ/ShJClS9xr-o/s400/masjid+agung+banten.jpg" alt="" border="0" /></a><br />
Di masjid ini juga terdapat komplek makam sultan-sultan Banten serta keluarganya. Yaitu makam Sultan Maulana Hasanuddin dan istrinya, Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar. Sementara di sisi utara serambi selatan terdapat makam Sultan Maulana Muhammad dan Sultan Zainul Abidin, dan lainnya.<br />
Masjid Agung Banten juga memiliki paviliun tambahan yang terletak di sisi selatan bangunan inti Masjid Agung. Paviliun dua lantai ini dinamakan Tiyamah. Berbentuk persegi panjang dengan gaya arsitektur Belanda kuno. Bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama Hendick Lucasz Cardeel. Biasanya, acara-acara seperti rapat, dan kajian Islami dilakukan di sini.<br />
Menara yang menjadi ciri khas sebuah masjid juga dimiliki Masjid Agung Banten. Terletak di sebelah timur masjid, menara ini terbuat dari batu bata dengan ketinggian kurang lebih 24 meter, diameter bagian bawahnya kurang lebih 10 meter. Untuk mencapai ujung menara, ada 83 buah anak tangga yang harus ditapaki dan melewati lorong yang hanya dapat dilewati oleh satu orang. Dari atas menara ini, pengunjung dapat melihat pemandangan di sekitar masjid dan perairan lepas pantai, karena jarak antara menara dengan laut hanya sekitar 1,5 km.<br />
Dahulu, selain digunakan sebagai tempang mengumandangkan azan, menara yang juga dibuat oleh Hendick Lucasz Cardeel ini digunakan sebagai tempat menyimpan senjata.</p>
<p><strong>6. Masijd Menara Kudus (1549)</strong><br />
Mesjid Menara Kudus (disebut juga sebagai mesjid Al Aqsa dan Mesjid Al Manar) adalah mesjid yang dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 Masehi atau tahun 956 Hijriah dengan menggunakan batu dari Baitul Maqdis dari Palestina sebagai batu pertama dan terletak di desa Kauman, kecamatan Kota, kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mesjid ini berbentuk unik, karena memiliki menara yang serupa bangunan candi. Masjid ini adalah perpaduan antara budaya Islam dengan budaya Hindu.<a href="http://1.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dxDUt6SkI/AAAAAAAABRg/JkI8NRdLPr4/s1600/menara+kudus.jpg" target="_blank"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dxDUt6SkI/AAAAAAAABRg/JkI8NRdLPr4/s400/menara+kudus.jpg" alt="" border="0" /></a></p>
<p><strong>5. Masjid Sultan Suriansyah (1526)</strong><br />
Masjid Sultan Suriansyah adalah sebuah masjid bersejarah yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan. masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Tuan Guru (1526-1550), raja Banjar yang pertama masuk Islam.<br />
Masjid ini terletak di Utara Kecamatan Kesehatan, Banjarmasin Utara, Banjarmasin, daerah yang dikenal sebagai Banjar Lama merupakan ibukota Kesultanan Banjar untuk pertama kalinya.<br />
Arsitektur tahap konstruksi dan atap tumpang tindih, merupakan masjid bergaya tradisional Banjar. gaya masjid tradisional di Banjar mihrabnya memiliki atap sendiri terpisah dengan bangunan utama. Masjid ini dibangun di tepi sungai di Kecamatan Kesehatan.<a href="http://4.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwpZ5ZqnI/AAAAAAAABQ4/C78pLwcTFmI/s1600/masjid+sultan+suriansyah.jpg" target="_blank"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwpZ5ZqnI/AAAAAAAABQ4/C78pLwcTFmI/s400/masjid+sultan+suriansyah.jpg" alt="" border="0" /></a></p>
<p><strong>4. Masjid Agung Demak (1474</strong>)<br />
Masjid Agung Demak adalah salah satu mesjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini terletak di desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, disebut juga Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di Tanah Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak, pada sekitar abad ke-15 Masehi.<a href="http://3.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dw6FW1TkI/AAAAAAAABRQ/Wp-bzellRzs/s1600/Masjid_demak.jpg" target="_blank"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dw6FW1TkI/AAAAAAAABRQ/Wp-bzellRzs/s400/Masjid_demak.jpg" alt="" border="0" /></a><br />
Masjid ini mempunyai bangunan-bangunan induk dan serambi. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut saka guru. Tiang ini konon berasal dari serpihan-serpihan kayu, sehingga dinamai &#8216;saka tatal&#8217;Bangunan serambi merupakan bangunan terbuka. Atapnya berbentuk limas yang ditopang delapan tiang yang disebut Saka Majapahit.<br />
Di dalam lokasi kompleks Masjid Agung Demak, terdapat beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak dan para abdinya. Di sana juga terdapat sebuah museum, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat berdirinya Masjid Agung Demak.</p>
<p><strong>3. Masjid Ampel (1421)</strong><br />
Masjid Ampel adalah sebuah masjid kuno yang berada di bagian utara Kota Surabaya, Jawa Timur. Masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel, dan didekatnya terdapat kompleks Makam Sunan Ampel.<br />
Saat ini Masjid Ampel merupakan salah satu daerah tujuan wisata religi di Surabaya. Masjid ini dikelilingi oleh bangunan berarsitektur Tiongkok dan Arab.<br />
Disamping kiri halaman masjid Ampel, terdapat sebuah sumur yang diyakini merupakan sumur yang bertuah, biasanya digunakan oleh mereka yang meyakininnya untuk penguat janji atau sumpah.<a href="http://2.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwNQL70xI/AAAAAAAABQY/oonVVsgzKNQ/s1600/masjid+ampel.jpg" target="_blank"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwNQL70xI/AAAAAAAABQY/oonVVsgzKNQ/s400/masjid+ampel.jpg" alt="" border="0" /></a></p>
<p><strong>2. Masjid Wapauwe (1414)</strong><br />
Masjid ini masih terawat dengan baik.<br />
Kebanyakan bangunan aslinya juga disimpan beberapa benda warisan seperti drum, tulisan tangan s Alquran &#8216;, sifat skala batu yang beratnya 2,5 kg, dan logam hiasan dan membaca huruf arab di dinding. Masjid juga masih berfungsi sebagai tempat doa arround penduduk.<br />
Jika drum atau beduk dipukuli, maka suaranya akan terdengar sampai seluruh desa, mengundang orang untuk datang ke masjid untuk jemaat.<a href="http://4.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dw1in8QwI/AAAAAAAABRI/9sw8nE2p8N8/s1600/masjid+wapauwe.jpg" target="_blank"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dw1in8QwI/AAAAAAAABRI/9sw8nE2p8N8/s400/masjid+wapauwe.jpg" alt="" border="0" /></a><br />
Kitab suci Alquran tulisan tangan di masjid ini pernah dipamerkan di Festival Istiqlal di Jakarta. Beberapa tambahan baru adalah tempat wudlu, karpet, kipas dan listrik untuk pencahayaan.</p>
<p><strong>1. Masjid Saka Tunggal (1288)</strong><br />
Masjid Saka Tunggal terletak di desa Cikakak kecamatan Wangon dibangun pada tahun 1288 sebagaimana terukir di Guru Saka (Pilar Utama) masjid. Tapi dalam membuat masjid ini lebih jelas ditulis dalam buku-buku kiri oleh para pendiri masjid ini adalah Kyai Mustolih. Tapi buku-buku ini telah hilang bertahun-tahun yang lalu. Setiap tanggal 27 Rajab diadakan ziarah di masjid dan membersihkan makam Kyai Jaro Mustolih. Masjid ini terletak ± 30 km dari kota Purwokerto. Disebut Saka Tunggal untuk membangun tiang yang digunakan untuk membentuk hanya satu tiang (tunggal). Yang menurut Bp. Sopani salah satu pengurus masjid adalah bahwa pilar tunggal melambangkan bahwa Allah adalah hanya satu Allah SWT. Di beberapa tempat terdapat hutan pinus dan hutan lainnya dihuni oleh ratusan monyet jinak dan ramah, seperti di Sangeh Bali.<a href="http://1.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwlcOObkI/AAAAAAAABQw/5G3kZzwyM44/s1600/masjid+saka+tunggal.jpg" target="_blank"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_Owgxo0uCZXA/S8dwlcOObkI/AAAAAAAABQw/5G3kZzwyM44/s400/masjid+saka+tunggal.jpg" alt="" border="0" /></a></p>
<h4>Tag:</h4><ul>ciri ciri kubah masjid tradisional indonesia,kubah asjid banten</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/8-masjid-tertua-di-indonesia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/indonesia</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/indonesia#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 08:55:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>garden</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[sekilas info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, melalui program corporate social responsibility (CSR), menghadirkan inovasi dalam menyambut hadirnya bulan suci Ramadhan 1432 H dengan meluncurkan program Online Masjid Raya. Program ini menghubungkan komunikasi di 99 (sembilan puluh sembilan) masjid besar di seluruh Indonesia, sekaligus membawa berbagai aktivitas syiar Islam ke dalam jaringan dakwah digital. Program Online [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, melalui program corporate social responsibility (CSR), menghadirkan inovasi dalam menyambut hadirnya bulan suci Ramadhan 1432 H dengan meluncurkan program Online Masjid Raya. Program ini menghubungkan komunikasi di 99 (sembilan puluh sembilan) masjid besar di seluruh Indonesia, sekaligus membawa berbagai aktivitas syiar Islam ke dalam jaringan dakwah digital.</p>
<p>Program Online Masjid Raya ini merupakan inovasi Telkomsel untuk mengelola alur informasi antar masjid melalui ranah digital. Dengan kemampuan dan kepeloporan di bidang komunikasi data pita lebar, Telkomsel menghidupkan fungsi dakwah Islami dalam bentuk media digital, melalui masjid sebagai pusat jaringan kegiatan umat Islam. OMR Telkomsel ini merupakan program Sinergy CSR dalam lingkungan Telkom Group.</p>
<p>Menurut Direktur Perencanaan &#038; Pengembangan Telkomsel, Herfini Haryono, &#8220;Melalui Program Online Masjid Raya, Telkomsel mendorong peningkatan pemahaman dan pengetahuan umat tentang informasi ke-Islaman. Selain itu, karena konten informasi dikelola secara mandiri oleh jaringan masjid, maka informasi yang disajikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan jamaah setempat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Jumlah masjid yang ditargetkan online melalui program ini mencapai 99 Masjid Raya dan Masjid Agung di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, program akan diimplementasikan di Pulau Jawa, menyusul selanjutnya ke wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. </p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Program Online Masjid Raya (OMR) ini akan melibatkan Majelis Ta&#8217;lim Telkomsel (MTT) sebagai administrator sistem online dan Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) yang akan melakukan pemutakhiran (updating) konten informasi Islami di situs website <a href="http://www.onlinemasjidraya.com." >www.onlinemasjidraya.com.</a> Karena itu, termasuk dalam kegiatan Program OMR adalah pelatihan terhadap pengurus dan remaja masjid dalam tata kelola informasi online.</p>
<p>Berbagai konten informasi yang akan dikelola tersebut meliputi antara lain, informasi internal masjid yang di antaranya berisi jadwal shalat, jadwal khatib Jumat, jadwal kegiatan masjid dan informasi internal lain yang dianggap perlu. Tata kelola pemutakhiran (updating) dan pengunggahan (uploading) informasi internal ini dilakukan oleh pengurus dan remaja masjid setempat. </p>
<p>Konten informasi lainnya adalah syiar Islam secara luas, dalam bentuk artikel, foto ataupun video dakwah. Sedangkan konten berikutnya berupa informasi terkini yang disampaikan melalui running text. Kedua jenis konten informasi ini dikelola MTT sebagai operator online bersama dengan JPRMI. </p>
<p>Aplikasi sistem OMR dapat digunakan sebagai media database yang bisa difungsikan sebagai pendataan secara real time mengenai jumlah anak yatim, kaum fakir miskin dan kalangan dhuafa di sekitar lokasi masjid raya. Sehingga memudahkan lembaga amil zakat atau institusi lain dalam menyalurkan bantuan karena memperoleh data yang akurat.</p>
<p>Seluruh konten informasi ini dapat disimak jamaah masjid melalui layar televisi LED 32 inci yang diletakkan pada posisi strategis di dalam ruang utama setiap masjid raya. Dengan begitu, diharapkan aktivitas masjid sehari-hari akan lebih lengkap dan memudahkan jamaah dalam beribadah selama Ramadhan, maupun dalam mencari informasi terkini perihal pemahaman ke-Islaman yang dibutuhkan. </p>
<p> &#8220;Program ini merupakan wujud komitmen Telkomsel dalam mendukung berbagai komponen masyarakat Indonesia secara konsisten dengan memberikan inovasi terbaik sesuai kebutuhan. Karena Telkomsel memang hadir untuk Indonesia, Telkomsel Paling Indonesia,&#8221; pungkas Herfini.</p>
<h4>Tag:</h4><ul>kubah masjid terbaik di indonesia,dibutuhkan : kubah masjid,kubah masjid</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/indonesia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keindahan Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/keindahan-masjid-sultan-omar-ali-saifuddin</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/keindahan-masjid-sultan-omar-ali-saifuddin#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 08:42:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>garden</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[sekilas info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Pesona keindahan Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin Brunei Darussalam sering didengar orang. Masjid yang berdiri di atas tanah seluas 5 Ha itu memiliki keindahan arsitektur paling menonjol, di tengah-tengah gedung lain di sekitarnya. Kemilaunya mendominasi gedung-gedung pencakar langit di ibukota Brunei Darussalam Masjid itu juga disebut-sebut sebagai salah satu masjid termegah di kawasan Asia Pasifik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pesona keindahan Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin Brunei Darussalam sering didengar orang. Masjid yang berdiri di atas tanah seluas 5 Ha itu memiliki keindahan arsitektur paling menonjol, di tengah-tengah gedung lain di sekitarnya. Kemilaunya mendominasi gedung-gedung pencakar langit di ibukota Brunei Darussalam Masjid itu juga disebut-sebut sebagai salah satu masjid termegah di kawasan Asia Pasifik dan bahkan katanya, bangunannya merupakan bangunan terindah di dunia. Ya, kemegahan masjid berarsitektur Itali itu sangat fantastik. Terlebih masjid berkubah emas 24 karat, berada persis di atas permukaan air danau buatan, bersebelahan dengan Sungai Brunei di Kampung Ayer, atau biasa dikenal dengan sebutan &#8220;Kampung Air&#8221;, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Sebuah jembatan dengan konstruksi yang kokoh terbentang siap mengantar para jamaah yang hendak mengunjungi masjid itu. Di samping itu, sejumlah perahu juga dipersiapkan bagi mereka yang hendak menuju masjid dengan menggunakan alat transportasi air di sekitar area bangunan masjid. Tingginya menara masjid itu yang mencapai hingga ketinggian 52 meter, semakin menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk datang berkunjung. Bahkan pengunjung dapat menyaksikan pemandangan seluruh sudut kota Bandar Seri Begawan, melalui puncak ketinggian menara masjid itu. Meski banyak dikunjungi oleh para wisatawan, kesakrakalan masjid ini sedemikian rupa tetap dijaga. Seperti halnya bila ada perempuan yang berpakaian agak terbuka, baik itu muslim maupun non-muslim, yang mau masuk ke dalam masjid itu, mereka diwajibkan untuk menutupi aurat mereka dengan mengenakan pakaian jubah berwarna hitam. Masjid yang dibangun pada tahun 1958 dengan menghabiskan dana sebesar $ 5 juta itu adalah simbol kejayaan dan kemodernan Islam warga Brunei. Pemilihan nama masjid diambil dari nama sultan Brunei Darussalam yang ke-28, yakni Sultan Omar Ali Saifuddin III, yang dinobatkan sebagai sultan pada tahun 1950. Tahun 1955, saat sang Sultan merancang kemajuan pembangunan negara pada lima tahun pertama kepemimpinannya, salah satunya ia menggagas pendirian masjid Sultan Omar Ali Saifuddin. Tepat pada tahun 1958 masjid tersebut selesai dibangun dan mulai digunakan untuk umum. Selain sebagai sarana tempat beribadah, masjid tersebut difungsikan untuk acara-acara resmi kenegaraan. Belakangan masjid megah ini juga difungsikan sebagai salah satu obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi</p>
<h4>Tag:</h4><ul>gedung pencakar langit bandar seri begawan,gedung-gedung di brunei darussalam,kubah mesjid omar,masjid Sultan Omar Ali Saifuddin,Mesjid Agung Sultan di brunei darusalam,www kubahmasjid com</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/keindahan-masjid-sultan-omar-ali-saifuddin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid komplek PT ASABRI</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/masjid-komplek-pt-asabri</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/masjid-komplek-pt-asabri#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2011 00:38:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[masjid terletak di Jl Mayjen Sutoyo No 11 Jakarta Timur , masih satu bagian dengan komplek PT ASABRI salah satu BUMN . Kubah Utama Panel Enamel diameter 7 meter tinggi 5 meter Kubah Anak Panel Enamel diameter 1,6 meter tinggi 1,2 meter ( 2 Buah ) Kubah Menara Panel Enamel diameter 1,2 meter tinggi 2,8 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>masjid terletak di Jl Mayjen Sutoyo No 11 Jakarta Timur , masih satu bagian dengan komplek PT ASABRI salah satu BUMN .</p>
<p>Kubah Utama Panel Enamel diameter 7 meter tinggi 5 meter<br />
Kubah Anak Panel Enamel diameter 1,6 meter tinggi 1,2 meter ( 2 Buah )<br />
Kubah Menara Panel Enamel diameter 1,2 meter tinggi 2,8 meter<strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="kubah masjid" src="http://kubahmasjid.co.id/wp-content/uploads/2011/09/jkt5.jpg" alt="" width="300" height="230" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="kubah masjid asabri" src="http://kubahmasjid.co.id/wp-content/uploads/2011/09/jkt1.jpg" alt="" width="200" height="280" /><strong></strong></p>
<p>Untuk melihat Gambar lainnya silakan kunjungi link berikut ini ( <a title="kubah masjid" href="http://kubahmasjid.co.id/category/hasil-karya/" target="_blank">www.kubahmasjid.co.id</a>) <strong><br />
</strong></p>
<h4>Tag:</h4><ul>kubah masjid,masjid jami kota semarang,gambar kubah masjid,gambar menara masjid,model kubah masjid,menara masjid,model masjid,kubah,gambar kubah mesjid,area desa sembayat manyar gresik</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/masjid-komplek-pt-asabri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Al Askari &lt; Traveling &gt;</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/masjid-al-askari-traveling</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/masjid-al-askari-traveling#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 16:06:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Masjid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah kalian mengenai sebuah Masjid Megah yang kubah masjidnya dilapisi emas..? Saya tidak tahu apakah masjid yang selesai dibangun kembali pada tahun 1905 ini merupakan masjid dengan kubah emas pertama atau bukan, namun pastinya konstruksi bangunan yang Masjid ini merupakan salah satu konstruksi bangunan yang sangat kokoh dan megah karena masih berdiri dan menjadi pusat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 2px; border: 1px solid black;" title="Masjid Al Askari" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d0/Al_Askari_Mosque.jpg/250px-Al_Askari_Mosque.jpg" alt="Masjid Al Askari" width="250" height="176" />Tahukah kalian mengenai sebuah Masjid Megah yang kubah masjidnya dilapisi emas..?<br />
Saya tidak tahu apakah masjid yang selesai dibangun kembali pada tahun 1905 ini merupakan masjid dengan kubah emas pertama atau bukan, namun pastinya konstruksi bangunan yang Masjid ini merupakan salah satu konstruksi bangunan yang sangat kokoh dan megah karena masih berdiri dan menjadi pusat keagamaan di Samara,Irak.</p>
<p><a href="http://kubahmasjid.com/kubah-emas-palembang">Masjib berkubah emas</a> ini bernama Al Askari. Sebuah tempat suci Muslim Syi&#8217;ah yang paling suci diseluruh dunia. Pertama kali dibangun pada tahun 944, dan merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi Imam Syi&#8217;ah yang ke-10 dan ke-11, Ali al-Hadi dan anak laki-lakinya Hasan al-Asykari. Di situ juga terdapat tempat suci untuk Imam yang ke-12, yaitu Imam yang tersembunyi menurut kepercayaan Syi&#8217;ah, Imam Mahdi. Tempat ini juga dikenal sebagai tempat suci untuk Ali al-Hadi, atau al-Hadhrah al-Askariyah.<span id="more-148"></span></p>
<p><strong>Masjid Al Askari</strong> pada tahun 1905 selesai dibangun kembali atau kemungkinan direnovasi dimana kemudian kubahnya yang berukuran kira-kira 20 meter dengan tinggi 68 meter itu menjulang tinggi di kaki langit kota Samara, Irak ditutupi oleh 72.000 lapisan emas yang membuatnya dapat terlihat megah meskipun dari kejauhan dan menjadi pusat di tengah kota tersebut.<br />
Namun sayangnya, pada 22 Februari 2006, sekitar pukul 06:55 waktu setempat, dua buah bom meledak didalam Masjid <a href="http://kubahmasjid.com/kubah-emas-palembang">Berkubah emas </a>tersebut, dan membelahnya hingga menjadi porak poranda. Menurut sumber yang berhasil menghimpun keterangan Bom tersebut diledakkan oleh lima hingga tujuh orang berpakaian Pasukan Khusus Irak yang memasuki tempat suci tersebut di pagi hari.</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Al_Askari</p>
<h4>Tag:</h4><ul>traveling to semarang,struktur bangunan masjid kubah emas</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/masjid-al-askari-traveling/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masjid Merah Panjunan, Masjid dari Lima Abad Silam</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/masjid-merah-panjunan-masjid-dari-lima-abad-silam</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/masjid-merah-panjunan-masjid-dari-lima-abad-silam#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 00:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com — Dilihat dari luar, Masjid Merah Panjunan sangat menarik perhatian, terutama bagi orang yang baru pertama kali datang ke Cirebon, Jawa Barat. Warna merah bata mendominasi keseluruhan bangunan yang didirikan pada tahun 1480 ini. Masjid Merah Panjunan terletak di Kampung Panjunan, kampung pembuat jun atau keramik porselen. Bangunan ini didirikan oleh Pangeran Panjunan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 308px"><img title="masjid" src="http://kcdn3.stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/02/08/1402316p.jpg" alt="" width="298" height="225" /><p class="wp-caption-text">masjid</p></div>
<p>KOMPAS.com — Dilihat dari luar, Masjid Merah Panjunan sangat menarik perhatian, terutama bagi orang yang baru pertama kali datang ke Cirebon, Jawa Barat. Warna merah bata mendominasi keseluruhan bangunan yang didirikan pada tahun 1480 ini.</p>
<p>Masjid Merah Panjunan terletak di Kampung Panjunan, kampung pembuat jun atau keramik porselen. Bangunan ini didirikan oleh Pangeran Panjunan yang adalah murid Sunan Gunung Jati, salah satu dari Wali Songo (Sembilan Wali), penyebar Islam di Jawa.</p>
<p>Dalam sebuah catatan sejarah yang mengacu pada Babad Tjerbon, nama asli Pangeran Panjunan adalah Maulana Abdul Rahman. Dia memimpin sekelompok imigran Arab dari Baghdad. Sang pangeran dan keluarganya mencari nafkah dari membuat keramik. Sampai sekarang, anak keturunannya masih memelihara tradisi kerajinan keramik itu, meski kini lebih untuk tujuan spiritual ketimbang komersial.<span id="more-145"></span></p>
<p>Catatan tersebut juga menyatakan, selain untuk tempat beribadah, masjid ini juga dipakai Wali Songo untuk berkoordinasi dalam menyiarkan agama Islam di daerah Cirebon dan sekitarnya. Masjid yang konon dibikin hanya dalam waktu semalam ini lebih mirip surau karena ukurannya kecil. Kemeriahan memuncak pada Ramadhan, ketika orang, baik dari dalam maupun luar kota, berburu takjil, hidangan buka puasa, berupa gahwa alias kopi jahe khas Arab.</p>
<p>Akan banyak orang bertanya-tanya mengapa di masjid ini juga penuh dengan ornamen bernuansa Tionghoa. Misalnya, piring-piring porselen asli Tiongkok yang menghias penghias dinding. Ada sebuah legenda bahwa keramik Tiongkok itu merupakan bagian dari hadiah kaisar China ketika Sunan Gunung Jati menikahi putri sang kaisar yang bernama Tan Hong Tien Nio. Adanya hubungan dengan Tiongkok sejak zaman Wali Songo itu juga ditunjukkan dengan keberadaan Vihara Dewi Welas Asih, sebuah wihara kuno dengan dominasi warna merah yang berdiri tak jauh dari masjid.</p>
<p>Perpaduan Arab dan Tiongkok ini tak lain terjadi karena Cirebon, yang pernah bernama Caruban pada masa silam, adalah kota pelabuhan. Lantaran lokasi masjid itu di kawasan perdagangan, sungguh tak aneh jika Masjid Merah—semula mushala Al-Athyah— tumbuh dengan berbagai pengaruh, seperti juga semua keraton yang ada di Cirebon.</p>
<p>Bangunan lama mushala itu berukuran 40 meter persegi saja, kemudian dibangun menjadi berukuran 150 meter persegi karena menjadi masjid. Pada tahun 1949, Panembahan Ratu (cicit Sunan Gunung Jati) membangun pagar Kutaosod dari bata merah setebal 40 cm dengan tinggi 1,5 m untuk mengelilingi kawasan masjid.</p>
<p>Keunikan lain dari struktur bangunan adalah bagian atap yang menggunakan genteng tanah warna hitam dan hingga kini masih dijaga keasliannya. Namun sayangnya, beberapa keramik yang ada di tembok pagar ada yang sudah dicukil oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, terutama yang ada pada bagian pagar temboknya.</p>
<p>Pada salah satu sisi masjid terdapat sebuah makam yang diberi pagar, tetapi tidak jelas makam siapa. Menurut pengurus masjid, Nasruddin (35), ada dua versi, versi pertama ada yang mengatakan seorang yang cukup disegani di daerah Pajunan, sementara versi lain mengatakan, yang dikuburkan di tempat itu adalah benda-benda yang pernah dipakai untuk membangun masjid. &#8220;Kami sendiri tidak pernah membongkar makam tersebut. Pendiri masjid ini tidak dimakamkan di sini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Di sini bisa kita temui sumur sedalam setidaknya tiga setengah meter yang menjadi sumber mata air untuk keperluan masjid dan masyarakat di sekitarnya.</p>
<p>Akulturasi budaya</p>
<p>Dalam berbagai tulisan sejarah, dijelaskan bahwa proses akulturasi di Indonesia sudah terjadi semenjak masa pra-Islam, yaitu Buddha dan Hindu. Agama Hindu datang ke Indonesia dibawa oleh bangsa India. Setelah itu, datanglah agama Islam. Agama-agama tersebut kemudian bertemu dan mengadakan kontak secara terus-menerus. Akhirnya, terjadilah akulturasi di antara ketiga agama tersebut.</p>
<p>Wujud akulturasi tersebut dapat dilihat dari unsur budaya yang ada pada arsitektur Masjid Merah Panjunan.  Unsur budaya Islam terlihat dari fisik dan fungsi masjid, terlihat pada mimbar, mihrab, tempat wudhu, dan beberapa ragam hias kaligrafi yang terlihat di tiang dan blandar.</p>
<p>Unsur budaya Jawa terlihat pada arsitektur masjid ini, yaitu dengan adanya tajug dan limasan. Sementara itu, pengaruh dari China adalah penggunaan beberapa keramik produksi Tiongkok untuk hiasan tempel, dan penggunaan bahan sirap seperti pada bangunan khas China.</p>
<p>Makna-makna filosofis dan simbol-simbol di Masjid Merah Panjunan merupakan pengaruh Hindu. Tentu saja kemudian makna filosofis dan simbol itu disesuaikan dengan ajaran Islam. (WARTA KOTA</p>
<h4>Tag:</h4><ul>Artikle,KUBAH MASJIDIL HARAM,kubah masjid terindah,bentuk kubah masjid,KONTRUKSI KUBAH,kubah besar emas,waktu kunjungan kubah mas,masjid kuba mas,makna kubah masjid,makan di mekah</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/masjid-merah-panjunan-masjid-dari-lima-abad-silam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kubah Masjid Cipayung</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/kubah-masjid-cipayung</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/kubah-masjid-cipayung#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 16:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Kubah Masjid foto diambil bulan Oktober 2010 Tag:kubah masjid terbaru,KUBAH MASJID,kubah masjid cipayung]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/Cipayung-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-139" title="kubah masjid " src="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/Cipayung-2-225x300.jpg" alt="kubah masjid" width="225" height="300" /></a><span id="more-138"></span><a href="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/Cipayung-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-140" title="Cipayung 1" src="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/Cipayung-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/Cipayung-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-141" title="Cipayung 3" src="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/Cipayung-3-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Kubah Masjid</p>
<p>foto diambil bulan Oktober 2010</p>
<h4>Tag:</h4><ul>kubah masjid terbaru,KUBAH MASJID,kubah masjid cipayung</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/kubah-masjid-cipayung/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kubah Masjid Jami Al-Mu&#8217;awanah  Jakarta</title>
		<link>http://kubahmasjid.com/kubah-masjid-jami-al-muawanah-jakarta</link>
		<comments>http://kubahmasjid.com/kubah-masjid-jami-al-muawanah-jakarta#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 16:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faizal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kubahmasjid.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Kubah Masjid Jami Al-Mu&#8217;awanah  Jakarta Masjid Jami Al-Mu&#8217;awanah , Srenseng Sawah, Jakarta Selatan doto diambil bulan agustus 2010 Tag:kubah masjid,kubah masjid jakarta,penjual kubah masjid di jakarta,pemasangan kubah masjid di jakarta,kubah masjid murah di jakarta,jual kubah masjid di jakarta,pembuat kubah masjid dari crg di jakarta,pembuat kubah masjid,kubah masjid kontraktor jakarta,kubah masjid jakrta]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Kubah Masjid Jami Al-Mu&#8217;awanah  Jakarta</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/kubah-masjid-jakarta-srengseng-sawah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-133" title="kubah masjid jakarta srengseng sawah" src="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/kubah-masjid-jakarta-srengseng-sawah-300x225.jpg" alt="kubah masjid jakarta " width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><span id="more-132"></span><a href="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/plafon-kubah-.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-134" title="plafon kubah" src="http://kubahmasjid.com/wp-content/uploads/2010/11/plafon-kubah--300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Masjid Jami Al-Mu&#8217;awanah , Srenseng Sawah, Jakarta Selatan</p>
<p style="text-align: left;">doto diambil bulan agustus 2010</p>
<p style="text-align: left;">
<h4>Tag:</h4><ul>kubah masjid,kubah masjid jakarta,penjual kubah masjid di jakarta,pemasangan kubah masjid di jakarta,kubah masjid murah di jakarta,jual kubah masjid di jakarta,pembuat kubah masjid dari crg di jakarta,pembuat kubah masjid,kubah masjid kontraktor jakarta,kubah masjid jakrta</ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kubahmasjid.com/kubah-masjid-jami-al-muawanah-jakarta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

