Seperti apa sih arsitektur Masjid Raya Natuna

Posted by
Masjid Agung Natuna, CV.Micro 2000
Arsitektur Masjid Agung Natunan

Masjid Agung Natuna adalah sebuah masjid yang berada di Kabupaten Natuna, Indonesia.

Masjid Agung Natuna dibangun pada tahun 2007 dan proses pembangunannya selesai pada tahun 2009.

bagaimana anda menentukan harga kubah masjid dan volume kubah masjid?

Masjid Agung Natuna adalah bagian dari kompleks Gerbang Utaraku..

yaitu daerah yang dipersiapkan khusus sebagai pusat pemerintahan dan bisnis Natuna di wilayah Ranai yang menjadi ibukota Kabupaten Natuna.

Bukan hanya itu, masjid juga menjadi titik pusat kawasan tersebut.

Ornamen Masjid

Ornamen Masjid Agung Natuna mengambil inspirasi dari Al’quran, karena Al’quran adalah sumber dari segala hukum.

13 pilihan motif kubah masjid yang bisa dijadikan rujukan pembangunan kubah masjid Anda

Masjid Agung Natuna adalah masjid yang paling megah dan terbesar yang mirip dengan bentuk kubah mirip kubah Taj Mahal.

Satu barisan shaf di dalam masjid yang cukup luas dan megah ini memiliki kapasitas muatan sekitar 180 orang jemaah.

Masjid Raya Natuna memiliki makna dan lambang dekoratif yang menunjukkan bahwa Masjid Raya Natuna merupakan bangunan islami.

Bagian tengah Masjid Raya Natuna memiliki ruang dalam yang sangat luas yang pencahayaannya diterangi oleh cahaya alami yang berasal dari kubah masjid.

Bagian tepi pada lantai satu yang terteduhi lantai dua cukup gelap..

Untuk meneranginya sengaja dibuat bukaan berupa karawang yang berada di atas pintu masuk yang mempunyai dimensi yang cukup besar.

Terasa bahwa ruang remang pada bagian ini diterangi oleh sedikit cahaya dari atas yang terlihat seperti ruang-ruang gotik.

Jika dilihat dari segi bentuk, pintu masuk ini mempunyai geometrika lengkung yang bagian atasnya memiliki bentuk lancip.

2 pintu utama yang berada di sisi kiri dan kanan gedung menghadap ke kiblat juga mengarah pada nuansa ruang menjadi terfokus pada sumber cahaya Ilahi.

Latar belakang mihrab Masjid Raya di Natuna terbuat dari bahan kayu dengan bentuk yang cukup besar.

Geometrikanya juga memiliki bentuk dari busur atau lengkung dengan pertemuan lancip pada bagian atas atau tengahnya.

Latar mihrab tersebut juga memiliki desain berupa labirin busur lancip hingga semakin memperkuat kesan gotik-nya.

Silahkan Comment disini